Sebut saja namanya Bunga dia mempunyai wajah yang manis, Bunga adalah anak tunggal dari keluarga sederhana, Bunga termasuk anak pendiam, dia juga tidak seperti anak-anak yang lain yang suka jalan-jalan atau suka mejeng, Dia lebih banyak menghabiskan masa remajanya di rumah untuk belajar dan membantu Orang tuanya berjualan sembako, kebetulan Orang tuanya membuka usaha warung di samping rumahnya, Sekarang Bunga Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri di Depok, Di Sekolah dia termasuk murid yang pintar walaupun tidak mendapat rangking pertama, dia lebih menyukai pelajaran Multi Media. Waktunya lebih banyak di habiskan dengan belajar dan membantu kedua orang tuanya, dia tidak pernah memikirkan untuk mencari teman dekat atau pacar, seperti teman-teman yang lain, padahal banyak laki-laki yang suka pada nya tetapi Bunga menolaknya, Sholat 5 waktu tidak pernah dia tinggalkan, apalagi Puasa Sunnah sering dia kerjakan.
Setelah tamat sekolah Bunga tidak dapat melanjutkan ke perguruan tinggi, Orang tuanya hanya mampu menyekolahkannya ke Diploma 1, kemudian dia kuliah mengambil jurusan Multi Media, dengan harapan setelah selesai dengan izasah D1 tersebut bisa melamar pekerjaan sebagai admin di perusahaan di Jakarta, di kampus sama dia lebih banyak berdiam diri, bukan karena lingkungan kampus lebih banyak menonjolkan kekayaan masing-masing siswa, mulai dari pakaian, Handphone dan kendaraan, tetapi bunga tidak terpengaruh oleh semua itu, karena Bunga sudah terbiasa dengan hidup sederhana.
Semua tugas yang di berikan dosen di kerjakan diwarnet , karena di rumahnya tidak ada komputer, karena sering ke warnet, sambil mengerjakan tugas Bunga membuat akun Jejaring sosial yang sekarang lagi di gemari masyarakat, tadinya Bunga sama sekali tidak mengenal Jejaring sosial, Lama-lama bunga banyak menjalin pertemanan di jejaring sosial tersebut, apalagi yang banyak mengajak pertemanannya adalah laki-laki, Bunga juga juga suka mengupload foto-fotonya ke dalam jejaring sosial tersebut.
Dari Jejaring Sosial akhirnya bunga mengenal seorang Pria yang bernama Raja, dari situ Bunga mengenal Raja, kebetulan Raja anak tunggal seperti Bunga, mereka sering berkomunikasi malalui Handphone dan chatting di jejaring sosial, waktu terus berjalan sampai akhirnya Pendidikan D1 bunga selesai, tetapi Hubungan Bunga dengan Raja semakin dekat, sampai akhirnya Raja melamar Bunga, walaupun mereka jarang bertemu tapi Raja maupun Bunga saling percaya kalau mereka dari keluarga baik-baik, Apalagi Raja mengetahui dari teman dan Orang tua Bunga kalau selama ini Bunga sama sekali tidak pernah berpacaran. Bunga pun mengetahui latar belakang Raja, dia termasuk pria yang Jujur dan mapan, sekarang Raja bekerja di salah satu Bank terkenal di Jakarta, dia menjabat sebagai Manager. Dengan berbagai pertemuan keluarga, dan dengan restu dari kedua orang tua mereka, Bunga dan Raja akhirnya menikah.
Kehidupan Bunga berubah, tetapi Bunga masih seperti Bunga yang dulu dia tetap menjadi wanita yang sopan dan tidak sombong kepada siapapun, Bunga sekarang justru lebih banyak sedekah, Raja semakin sayang kepada Istrinya, begitu juga Bunga sangat mencintai suaminya. Tanpa terasa usia pernikahan mereka sudah 2 tahun, tetapi bunga belum mempunyai keturunan, Orang tua mereka sering menanyakan kapan mereka mempunyai cucu, lama-kelamaan Bunga tidak tahan lagi untuk mengeluarkan perasaan hatinya yang selama 2 tahun menikah untuk di sampaikan kepada kedua orang tuanya, karena Bunga Malu menceritakan kepada Ayahnya makanya Bunga hanya menceritakan kepada Ibunya, Akhirnya Bunga menceritakan bahwa Raja sangatlah sayang kepadanya, dia sangat mencintainya sepenuh hati, Raja tidak pernah memarahinya, dia selalu memberikan keperluan Bunga walaupun bunga tidak membutuhkannya, yang jadi masalah sekarang Raja tidak bisa memberikan Kebahagian Rohani, Raja termasuk pria yang lemah sahwat atau Impotan . Hal ini sudah di alami Raja sebelum menikah, mungkin ini terjadi karena terlalu lelah bekerja, apalagi dia manager, Bunga dan Raja juga sudah sering konsultasi dan berobat kemana-mana tetapi tidak berhasil, segala cara sudah mereka lakukan. Bunga menangis di Pangkuan Ibunya, bagaimanapun Bunga adalah seorang manusia dan juga mempunyai hawa nafsu dan ingin mempunyai keturunan dari kandungannya. Ibu Bunga tidak dapat berkata apa-apa, tanpa terasa air mata Ibunya menetes, lalu Bunga bertanya kepada Ibunya, Ibu ...Aku Harus Bagaimana ?
Salam Hangat,
Penulis (Iwan)
Salam Hangat,
Penulis (Iwan)
